Refrensi Baru untuk Kaum Milenial, Objek Wisata Taman Bunga Marga di Tabanan

Saat langkah kaki mengajak untuk menelusuri Tabanan jagan lupa singgah di Banjar Batanyuh, Belayu, Marga Tabanan.

Bagi kaum milenial yang sedang kepincut dengan wisata swafoto tempat ini sagatlah pas.

Berada di sebuah lahan yang tadinya tidak produktif kini ditanami bunga matahari dan menjadi viral di kalangan milenial.

Menyulap Lahan Tak Produktif

Awalnya lahan orang tua Wayan Dika tidak produktif. Hanya mampu ditanami saat musim hujan.  Dika pun berpikir memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam bunga potong dan menyuplainya ke hotel-hotel.

Munculnya Ide Menanam Bunga Matahari

Atas saran teman-temannya munculah ide menanam bunga kembang matahari. Walaupun sempat menjadi pertentangan diantara orang tuanya, Dika tetap gigih dengan kemauannya menyulap lahan tersebut menjadi Taman Bunga Matahari.  Setelah 4 bulan mengolah lahan, pembibitan dan pemeliharaan akhirnya usaha Dika membuahkan hasil.  Walaupun proses bercocok tanampun hanya dipelajari lewat youtube.

Belum Dipromosikan tapi Sudah Viral

Taman Bunga Matahari milik Dika sudah viral sebelum dipromosikan secara serius.  Fantastisnya tempat tersebut langsung diberi nama Agrowisata oleh pengunjungnya.  Padahal si pemilik belum PD menyebut tempatnya sebagai agrowisata.

Agrowisata Taman Bunga Matahari dikunjungi 250-500 orang per hari.  Rata-rata pengunjungnya datang dari kalangan anak muda yang berasal dari : Badung, Denpasar, Nusa Penida hingga Jembrana. Harga tiket masuknya juga terbilang sangat murah yakni Rp.5000,- saja

Menyambung Velentine Day tahun 2019

Dika berencana mempersiapkan 50 jenis bunga dalam rangka menyambut datangnya hari kasih sayang tahun depan.  Selain ia juga akan memperluas lahan yang tadinya 10 are menjadi 35 are. Selain itu, Dika juga berencana menambah fasilitas di lahan miliknya agar lebih sempurna untuk menjadi sebuah agrowisata.

-by : MD-

error: Content is protected !!